PERBANDINGAN METODE CERTAINTY FACTOR DAN DEMPSTER SHAFER DALAM MENDIAGNOSIS PENYAKIT DIABETES MELLITUS PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA KENDARI
DOI:
https://doi.org/10.33772/anoatik.v3i2.130Abstrak
Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis yang membutuhkan diagnosis dini dan akurat. Penelitian ini bertujuan membangun sistem pakar untuk mendiagnosis Diabetes Mellitus Tipe 2 dengan membandingkan metode Certainty Factor dan Dempster-Shafer. Sistem dikembangkan berbasis aturan menggunakan data gejala dan bobot kepercayaan dari pakar. Evaluasi dilakukan menggunakan confusion matrix terhadap data pasien Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Certainty Factor menghasilkan tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan metode Dempster-Shafer, sehingga lebih efektif digunakan sebagai alat bantu diagnosis awal Diabetes Mellitus Tipe 2.
Kata Kunci:
sistem pakar, certainty factor, dempster-shafer, diabetes mellitusUnduhan
Referensi
H. Apriadi et al., “Pengembangan aplikasi kakas bantu untuk menghitung estimasi nilai modifiability dari class diagram,” Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 2019. [Online]. Available:
R. Burhani et al., “Perbandingan Naïve Bayes dan Certainty Factor pada sistem pakar untuk mendiagnosa dini penyakit glaukoma,” Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi, vol. 5, no. 3, 2021, doi: 10.35870/jti.
C. Nas, “Sistem pakar diagnosa penyakit tiroid menggunakan metode Dempster–Shafer,” Jurnal Teknologi dan Open Source, vol. 2, 2019.
E. N. Khirdan and Z. Anas, “Efektivitas penggunaan website desa sebagai layanan informasi untuk masyarakat,” Journal of Economics and Business, vol. 1, no. 1, pp. 1–11, 2024.
N. W. Rahadi and C. Vikasari, “Pengujian software aplikasi perawatan barang milik negara menggunakan metode black box testing equivalence partition,” Infotekmesin, vol. 11, no. 1, pp. 57–61, 2020, doi: 10.35970/infotekmesin.v11i1.124.
D. Umniyyah, Wardah, and F. Nurpandi, “Analisis perbandingan sistem pakar dengan metode Certainty Factor dan Dempster–Shafer untuk diagnosa penyakit THT,” 2023.
A. Faujia et al., “Rancang bangun sistem penjualan berbasis web pada Toko Hairum Souvenir,” JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), vol. 8, no. 2, pp. 2440–2450, 2024, doi: 10.36040/jati.v8i2.9058.
Y. Fernando, R. Napianto, and R. I. Borman, “Implementasi algoritma Dempster–Shafer pada sistem pakar diagnosa penyakit psikologis gangguan kontrol impuls,” Insearch: Information System Research Journal, vol. 2, no. 2, pp. 46–54, 2022, doi: 10.15548/isrj.v2i02.4359.
B. Fitriani et al., “Seminar Nasional Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (SENSITEK),” STMIK Pontianak, 2018.
R. Hamidi et al., “Analisis perbandingan sistem pakar dengan metode Certainty Factor,” Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi (JUSTIN), vol. 5, 2017.
K. H. Hanif et al., “Penerapan metode Certainty Factor untuk mendiagnosa penyakit preeklampsia pada ibu hamil,” Insect: Jurnal Teknik Informatika, vol. 7, no. 2, pp. 63–71, 2022, doi: 10.33506/insect.v7i2.1818.
A. Ismono, “Penerapan metode Certainty Factor pada sistem pakar diagnosa penyakit diabetes melitus,” Journal of Computer System and Informatics, vol. 4, no. 1, pp. 1–6, 2022, doi: 10.47065/josyc.v4i1.2465.
L. A. Susanto, “Pemilihan hyperparameter pada AlexNet CNN untuk klasifikasi citra penyakit kedelai,” Informatic and Computational Intelligent Journal, vol. 5, 2023.
W. O. Masiani, R. Fauziah, and L. O. A. Hanafi, “Analisis efektivitas penggunaan obat antidiabetik oral pada pasien diabetes melitus tipe 2,” Jurnal Pharmacia Mandala Waluya, vol. 3, no. 2, pp. 87–99, 2024, doi: 10.54883/jpmw.v3i2.99.
M. H. Maulana, “Python bahasa pemrograman yang ramah bagi pemula,” JISCO, vol. 2, no. 2, pp. 73–78, 2024.
A. R. M. Z. et al., “Sistem pakar diagnosa penyakit kulit pada manusia dengan metode Dempster–Shafer,” J-Cosine, vol. 4, no. 2, pp. 129–138, 2020, doi: 10.29303/jcosine.v4i2.285.
A. Noviantoro et al., “Rancangan dan implementasi aplikasi sewa lapangan badminton wilayah Depok,” Teknik Science, vol. 1, 2022.
N. Nurjannah and N. W. W. Asthiningsih, Hipoglikemi pada penderita diabetes melitus tipe 2, 2023.
S. M. Pulungan et al., “Analisis teknik entity relationship diagram dalam perancangan database,” Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis, vol. 1, no. 2, pp. 98–102, 2023, doi: 10.47233/jemb.v1i2.533.
N. A. Putri, “Sistem pakar untuk mengidentifikasi kepribadian siswa menggunakan metode Certainty Factor,” INTECOMS, vol. 1, no. 1, pp. 78–90, 2018, doi: 10.31539/intecoms.v1i1.164.
R. N. Putri and L. Goeirmanto, “Aplikasi sistem pakar diagnosa penyakit diabetes melitus dengan algoritma Certainty Factor berbasis web,” Jurnal SOLIDITAS, vol. 3, 2020.
E. Rahmanita et al., “Sistem pakar diagnosa penyakit saluran pencernaan dengan perbandingan metode Forward Chaining dan Dempster–Shafer,” vol. 7, no. 2, 2019.
M. H. Ramadhan et al., “Rancang bangun sistem pakar pemantau kualitas air berbasis IoT menggunakan fuzzy classifier,” 2020.
L. Rangki and A. Sukmadi, Deteksi dini faktor risiko diabetes melitus, Kendari, 2022.
M. H. Rifqo et al., “Perbandingan metode Certainty Factor dan Dempster–Shafer pada sistem pakar diagnosa penyakit gigi dan mulut,” Jurnal Informatika UPGRIS, vol. 5, 2019.
S. Rofiqoh, D. Kurniadi, and A. Riansyah, “Sistem pakar menggunakan metode Forward Chaining untuk diagnosa penyakit tanaman karet,” KIMU, pp. 390–395, 2019.
A. Y. Romadlon and P. Permana, “Increased platelet sensitivity in type 2 diabetes mellitus,” Biochemistry, vol. 84, no. 10, pp. 1511–1518, 2019, doi: 10.1134/S0320972519100129.
T. A. Rospricilia and M. N. P. Ma’ady, “Pemodelan integration use case untuk sistem terintegrasi,” INTEGER, vol. 9, no. 2, 2024, doi: 10.31284/j.integer.2024.v9i2.6345.
M. Setiawan and R. A. Putri, “Penerapan metode Dempster–Shafer dalam sistem pakar diagnosis diabetes melitus,” JTSI, vol. 7, no. 1, pp. 265–271, 2024, doi: 10.32493/jtsi.v7i1.38255.
K. E. Setyaputri, A. Fadlil, and Sunardi, “Analisis metode Certainty Factor pada sistem pakar diagnosa penyakit THT,” 2018.
A. S. Sitio et al., “Implementasi metode Certainty Factor dalam mengetahui kerusakan sepeda motor injeksi,” Jurnal Sains dan Teknologi, vol. 3, no. 1, pp. 1–7, 2021.
T. Syafira et al., “Perancangan aplikasi pemesanan ruang meeting berbasis web,” JIKB, vol. XV, 2023.
A. L. Teguh et al., “Perbandingan akurasi metode Dempster–Shafer dan Certainty Factor pada sistem pakar penyakit zoonosis,” 2023.
M. R. Triayudi and A. Fadhilah, “Analisis perbandingan metode Dempster–Shafer dan Certainty Factor pada sistem pakar,” KLIK, vol. 4, 2024.
Tumini and M. Fitria, “Penerapan metode Scrum pada e-learning,” Jurnal SIMANTIK, vol. 6, no. 1, 2021.
Y. Vitriani and W. Oktaviana, “Optimasi basis pengetahuan menggunakan algoritma FP-Growth,” Jurnal Sains, Teknologi dan Industri, vol. 15, no. 1, pp. 61–68, 2017.
A. Yani et al., “Pengujian aplikasi reservasi hotel dengan metode BVA,” JTSI, vol. 3, no. 2, p. 114, 2020, doi: 10.32493/jtsi.v3i2.4686.
N. Zatin et al., Analisa dan Perancangan Sistem Informasi dengan UML, Indie Press, 2019.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Wasda Bil Husna, Herdi Budiman, La Surimi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







